5 Tempat Ngopi Asyik di Pekalongan

“Ngopi, yuk.”

Kalimat sederhana ini kini bukan saja merujuk hanya pada pengalaman minum segelas kopi, tapi juga digunakan untuk bertemu teman-teman, sekadar ngobrol santai sambil mengudap, bekerja dari luar kantor, atau bahkan hanya duduk-duduk sambil menikmati suasana. Untuk para pecinta kopi (dan kedai kopi), berikut beberapa tempat ngopi di Pekalongan yang mungkin bisa menjadi referensi untuk Anda:

  1. Cafe Pontjol, The Sidji Hotel

Cafe yang terletak di dalam The Sidji Hotel ini bernuansa Kolonial Peranakan. Berlokasi di teras rumah tua yang berdiri sejak tahun 1920, alunan musik dan barang-barang antik yang ditata apik akan menyambut Anda. Duduk-duduk menghadap kolam renang sambil membaca buku, bercengkrama dengan kerabat dan keluarga, atau sekadar mengudap singkong dan pisang goreng ditemani segelas cappucino hangat bisa membuat Anda lupa waktu. Suasana kafe ini akan membuat Anda merasa betah dan enggan beranjak ke mana-mana! Harga kopi di Cafe Pontjol pun, ternyata, cukup bersahabat (meskipun letaknya di dalam hotel)–dan tak jauh beda dengan harga kopi di kedai kopi lain di kota ini.

  1. Warung Kopi Jong

Warung kopi yang terletak di antara perkampungan Arab dan kompleks Pecinan ini akan memuaskan para pecinta kopi. Pasalnya, warung yang berlokasi di Jalan Semarang 5A ini juga me-roasting sendiri kopi-kopi yang disajikan. Di kafe yang disulap dari sebuah rumah tinggal ini, Anda juga bisa mendengarkan cerita seputar kopi dari sang barista. Seru kan, minum kopi sambil disuguhi cerita soal kopi? Warung kopi Jong juga menjual berbagai varian biji kopi yang bisa Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh dari Pekalongan.

  1. Coffee & Beyond

Coffee & Beyond yang berlokasi di jalan Diponegoro 15 ini adalah salah satu dari banyak kedai kopi yang dirancang senyaman mungkin untuk mengakomodasi pecinta kopi yang hendak bekerja, nongkrong, atau bahkan menggelar acara-acara berskala kecil seperti reuni atau pesta ulang tahun. Dari segi interior, tiap sudut kafe ini sangat fotogenik untuk ditangkap dengan kamera dan cocok untuk jadi pemanis feed instagram Anda. Jendela-jendela lebar memastikan penerangan dan pencahayaan yang pas untuk bekerja ataupun berfoto. Lokasi outdoor yang luas dihiasi dengan mural-mural bertema kopi yang ciamik untuk diabadikan. Meski tema yang diusung industrialis, harga secangkir kopi di kafe ini masih sangat terjangkau. Maka tak salah, meski terbilang cukup baru, kafe ini cukup tenar di kalangan anak muda Pekalongan.

  1. Kedai Sang Dalang

Kedai ini dikenal juga dengan nama Angkringan Sang Dalang. Dengan tema ramah di saku, mereka mengusung slogan “sederhana bersamamu” yang dituliskan pada menu-menunya. Kedai kopi yang berlokasi di Jalan Binagriya Raya ini menyuguhkan menu-menu kopi lokal seperti kopi joss, kopi susu, bahkan kopi tahlil khas Pekalongan. Tentunya dengan harga murah-meriah khas angkringan. Meski gelar angkringan disematkan, sebenarnya kedai ini cukup luas dan bahkan punya panggung kecil yang disediakan untuk menikmati pertunjukan maupun live music.

  1. Kopi Tahlil Gang XI Poncol

Salah satu kopi khas Pekalongan adalah kopi tahlil: kopi hitam yang dicampur berbagai rempah. Kopi ini pertama kali disajikan dengan rempah untuk menghangatkan badan para peserta tahlilan. Nah, dari sinilah nama kopi tersebut dipercaya berasal. Salah satu kedai kopi yang terkenal dengan kopi tahlil-nya terletak di Gang XI Poncol. Menyusuri jalanan ini, aroma rempah yang menguar di udara akan segera menyambut Anda. Segelas kopi tahlil hangat biasa dinikmati di atas tikar di pinggir trotoar. Gorengan dan kopi tahlil adalah dua karib yang akan menemani Anda menikmati malam di Pekalongan.

Dari kedai kopi berinterior cantik, cafe yang nyaman di teras rumah tua, hingga warung kopi pinggir jalan, sebagai pecinta kopi, rasanya tak ada salahnya mencicipi semua ketika Anda sedang berakhir pekan di Pekalongan, ya!

<< Kuliner