limun oriental pekalongan

Limun Oriental, Limun Legendaris Lima Generasi

“Limun beruapnya diminum dulu… ” demikian ucap tuan rumah dengan bangga saat menjamu tamunya ketika Lebaran. Ya, puluhan tahun lalu, dentingan botol-botol kaca limun ini memiliki pamornya tersendiri. Minuman mewah yang tak mampu terbeli sembarang orang.

Minuman priyayi Jawa yang umurnya hampir seabad ini telah mengarungi pasang-surut zaman. Sebagai pelopor minuman dalam botol pertama, Limun Orintal Cap Nyonya sempat mencapai kejayaannya padai tahun 1980.

Seberapa jaya?

oriental lemonade pekalongan

Sejaya mengakuisisi hampir seluruh lemari pendingin orang-orang Pekalongan di kala Lebaran. Ya, minuman istimewa ini jadi bintang utama untuk perayaan sekali setahun.

Limun beruap. Begitu warga Pekalongan menyebut minuman legendaris ini. Minuman yang terbuat dari racikan asam sitrat, air sari buah, dan kabondioksida memang membuat limun ini terkesan ‘beruap’.

limun oriental pekalongan

Adalah Nyonya Njoo Giek Lien–orang pertama yang menemukan resep Limun Oriental Cap Nyonya. Perbedaan limun oriental racikannya dengan minuman bersoda impor lainnya terletak pada kadar gulanya. Kandungan gula pada limun tak sebanyak minuman bersoda populer pada masa itu. Rasa manisnya terasa lebih pas.

“Kami menggunakan gula murni, jadi limun ini nggak menimbulkan sakit tenggorokan.” Begitu penuturan Bernardi Sanyoto, generasi kelima penerus usaha Limun Oriental Cap Nyonya.

limun oriental pekalongan

Pabrik limun yang telah beroperasi sejak tahun 1923 ini memiliki berbagai varian rasa, seperti moka, nanas, framboze, jeruk, sirsak, lemon, dan air soda. Minuman pelepas dahaga ini juga memiliki harga yang ramah di kantong. Dengan 7 ribu rupiah, sebotol Limun Oriental Cap Nyonya boleh dibawa pulang bersama botol kacanya. Jika minum di tempat, harganya 5 ribu rupiah saja.

oriental lemonade pekalongan

Murah meriah dan segar!

Di Jalan Rajawali Utara no. 15, Pekalongan, pabrik dan kafe Limun Oriental masih berdiri hingga kini. Memasuki bangunan tua bercat kuning pucat ini, dengan segera kita diajak bernostalgia. Bangunan bergaya kolonial Peranakan dengan perabotan kayu kunonya seakan mengajak Anda mengenang masa jayanya dulu.

Tertarik?

limun oriental pekalongan

Anda bisa langsung mengunjungi pabrik yang berlokasi tak jauh dari GOR Jetayu ini. Pabrik Limun Oriental Cap Nyonya buka setiap hari dari pukul 08.00 – 16.00, kecuali hari Jumat dan hari-hari besar. Selain dapat melepas dahaga, kita juga dapat melihat langsung proses pembuatan limun ‘priyayi’ ini. Semua proses masih dilakukan dengan cara konvensional: dengan tenaga manusia.

limun oriental pekalongan

Banyu Londo, atau air Belanda. Begitu limun ini dinamai karena kemewahannya, dulu. Sembari menyeruput es limun dingin dan berjalan-jalan di area pabrik, rasanya kita bisa membayangkan ‘kemewahan’ hidup sebagai priyayi Jawa pada masa itu.

 

Limun Oriental

Alamat: Jalan Rajawali Utara No.15, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51141

Telepon: 0819-0147-0887