“Laa ilaaha illallah” terlantun merdu di malam-malam tertentu di Pekalongan. Kota Batik yang juga dikenal dengan kota santri ini memang kental dengan kultur Islaminya. Salah satunya adalah ritual Tahlilan–yang kemudian melahirkan segelas kopi Tahlil. Tahlil secara harafiah berarti berzikir dengan terus mengucapkan kalimat tauhid. Ritual ini biasanya dilakukan untuk mendoakan arwah orang yang sudah meninggal…
Bersama ombak, pantulan senja pada permukaan laut semakin melebar dan meninggi. Seperti tak ingin kalah, angin laut berhembus membelai wajah. Selamat pagi dari wisata bahari Pekalongan! Terletak 4 kilometer dari pusat kota Pekalongan, Wisata Bahari Pekalongan menjadi tempat yang tepat untuk bersantai sejenak. Sejak diresmikan pada tanggal 16 Juli 2006, kawasan ini memang menjadi salah…
“Limun beruapnya diminum dulu… ” demikian ucap tuan rumah dengan bangga saat menjamu tamunya ketika Lebaran. Ya, puluhan tahun lalu, dentingan botol-botol kaca limun ini memiliki pamornya tersendiri. Minuman mewah yang tak mampu terbeli sembarang orang. Minuman priyayi Jawa yang umurnya hampir seabad ini telah mengarungi pasang-surut zaman. Sebagai pelopor minuman dalam botol pertama, Limun…
Hamparan kebun teh yang ditingkahi angin pegunungan menyambut Anda ketika memasuki area ini. Aroma teh meruap di udara. Selamat datang di surga teh Pagilaran, sekitar 1.5 jam berkendara dari Pekalongan. Di lereng Gunung Kemulan, terhampar kebun teh seluas 1.113 hektar. Bukan sembarang kebun teh pula. Kebun teh yang sudah beroperasi sejak tahun 1899 ini merupakan…
Batik pesisir, demikian sebagian orang menamainya. Ditandai dengan warna-warninya yang ceria dan mencolok, batik pesisir memang berbeda dengan batik Jogja atau Solo yang umumnya didominasi warna gelap, seperti coklat dan hitam. Terletak di pesisir pantai Pulau Jawa, Pekalongan yang pada masa lampau merupakan salah satu kota pelabuhan dan perdagangan yang ramai, memungkinkan interaksi intens antara…
 Rumah-rumah tua dengan cat yang sudah mengelupas berhadap-hadapan. Pintu-pintu dan jendela yang lahir berbeda abad berdiri kukuh menantang zaman. Mari bernostalgia, mungkin begitu mereka berkata. Memasuki kawasan Jalan Blimbing, yang berkelok mengikuti Sungai Pekalongan, suasana hening. Anda seperti ditarik untuk kembali ke masa lampau, ketika dulunya jalan ini bernama Jalan Juliana Weeg. Rumah-rumah kuno bergaya…
Asap mengepul-ngepul ketika kuah panas dituangkan ke mangkok. Aroma gurih soto berkuah merah pekat ini akan menyambut Anda saat menjejakkan kaki di warung tauto di Pekalongan. Tauto merupakan salah satu kuliner khas Pekalongan. Dibuat menggunakan bumbu tauco; tauto menghadirkan cita rasa yang unik. Tauco membuat kuah soto jadi lebih kental dan merah dibandingkan soto-soto di…