Rasa manis dengan segera tergantikan pedas yang menggigit pada suapan pertama. Ya, rasa pedas Botok Setan yang samar pada suapan awal ini tak jarang memberi efek kejut, sekaligus membuat ketagihan. Manis berujung pedas. Di sinilah letak kenikmatan Botok Setan legendaris di Pekalongan ini. Bunyi gemeretak kayu yang terbakar api menemani Adji mengaduk adonan botoknya. Di…
Sebagai kota yang terletak di pesisir, Pekalongan memiliki beberapa pantai yang cocok dikunjungi untuk menikmati sore hari. Pantai Pasir Kencana, yang hanya berjarak 4 km dari pusat kota Pekalongan, bisa jadi salah satu pilihan. Dari gerbang masuk, pengunjung akan disuguhi patung ikan yang menjadi ikon Pantai Pasir Kencana di tengah hamparan pohon pinus. Biasanya, pengunjung…
Hutan Kota Rajawali, yang biasa disingkat HKR, adalah ruang terbuka hijau di tengah kota Batang. Hutan seluas 2 hektar yang ditumbuhi pepohonan jati ini, kini juga menjadi arena bagi Pasar Minggon Jatinan–pasar tradisional yang menawarkan pengalaman kembali ke masa lalu sambil mencicipi aneka kuliner tradisional khas Batang dan Pekalongan. Pasar Minggon Jatinan merupakan pasar mingguan…
Canting merupakan alat tradisional yang digunakan para pembatik untuk melekatkan malam (lilin panas) pada kain sebagai perintang warna. Pada batik tulis, canting tulis yang berbentuk seperti pena digunakan untuk menelusuri pola dan menggambar corak batik pada kain. Pada batik cap, canting yang digunakan adalah canting cap–plat logam dengan pegangan kayu yang dirancang dengan beragam corak.…
Selain terkenal sebagai Kota Batik, Pekalongan juga dikenal sebagai Kota Santri. Dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam, beberapa tradisi keagamaan masih dipertahankan di kota ini. Salah satunya adalah perayaan Syawalan. Di Pekalongan, Lebaran, sebagai hari raya terbesar umat Muslim diperingati tak hanya untuk 1-2 hari; namun hingga sepekan setelahnya. Akhir minggu dari perayaan inilah yang…
Percampuran budaya Jawa, Arab, dan Tionghoa membuat Pekalongan jadi kota pesisir yang kaya warna. Bukan cuma dalam perihal budaya dan corak batik pesisirnya, tetapi juga dalam tradisi kulinernya yang kaya rasa. Kuliner Pekalongan tak hanya soto tauto dan sego megono saja, meskipun keduanya termasuk yang paling populer. Tiga santapan berikut ini layak dicoba oleh para…
Berada di pesisir Pantai Utara Jawa memang membuat Pekalongan cenderung berhawa panas. Apalagi jika matahari sedang terik-teriknya dan musim sedang kemarau. Rasanya, tak ada yang paling pas selain mencari tempat berteduh dan menikmati hidangan es yang manis, dingin, dan segar, ala Pekalongan. Apa saja? Es Gosrok Pink “Es gosrok pink, es-nya digosrok pakai tangan!” Begitu…
“Selamat datang di Pantai Wonokerto!” Penanda inilah yang menjadi petunjuk bahwa bibir pantai bisa dicapai dalam beberapa kilometer saja. Pantai Wonokerto, yang terletak di Desa Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, bisa dicapai hanya dengan 30 menit berkendara saja dari Kota Pekalongan. Sebelum tiba di pantai yang letaknya agak menjorok ini, kita sudah bisa menikmati pemandangan desa nelayan…
Rumah tua bercat kuning dan berkusen kayu itu terasa hangat. Bangku-bangku tua tersusun rapi di beranda. Daun jendela dan pintu yang terbuat dari kayu memberikan kesan akrab dan vintage. Di Ridaka, di kompleks rumah sederhana yang luas ini, Anda bisa berpuas diri berbelanja dan menikmati beragam kerajinan tangan dari Pekalongan. Ridaka merupakan industri rumahan yang…